Kamis, 14 Maret 2013

AUDIO KANDAGA SENI SUNDA

Berisi audio Sekar baik bentuk Kawih yang diiringi alat petik/Kacapi, maupun Gamelan Degung dan Gamelan Pelog/Salendro serta bentuk Tembang Cianjuran.Dibawakan oleh para penyanyi terkenal seperti Euis Komariah, Nining Meida, Ida Widawati, Elis Wizaksmi, Nunung Nurmalasari dan para juru kawih dan juru tembang lainnya.
Dilengkapi pula rekaman audio WAYANG GOLEK
KANDAGA LAGU

Kamis, 17 Mei 2012

RANGRANG PANYAWANGAN


SEKAR PANINEUNGAN  GANDA MEKAR

DI LANGIT BANDUNG BULAN KEUR MAYUNG ( E. Sonjaya - Ida Rosida)
MALATI DI GUNUNG GUNTUR (Tati Roni) 
MANGLE ( Tien Ristini Asikin)
PEUTING JEUNG PANGHAREPAN (Mamah Dasimah & Didin Badjuri)
NGALAMUN ( H. Tadjudin Nirwan & Tati R-Ida R)
ANGKREK JAPATI (Nining Tatang Benyamin & E. Sonjaya)
DUH INDUNG (Dheniarsyah Cs)
KULU KULU KOMBINASI (Ida Rosida Cs)






Jumat, 11 Mei 2012

GENDING (INSTRUMENTALIA)

Pengertian gending secara sederhana adalah instrumentalia. Artinya lagu yang diungkapkan oleh nada-nada waditra (alat-alat). Rd. Machyar Anggakusumadinta mengemukakan lebih lanjut tentang pengertian gending ini sebagai berikut:
“Gending nyaeta rinengga suara anu diwangun ku sora-sora tatabeuhan”
(Gending ialah aneka suara yang didukung oleh suara-suara tetabuhan)
Dengan keterangan di atas, kiranya dapat kita sederhanakan bahwa gending adalah lagu yang diungkapkan oleh suara tetabuhan. Pengertian dari tetabuhan ini tidak terbatas pada alat-alat gamelan saja, tetapi alat-alat non gamelan pun termasuk di dalamnya, seperti kacapi, calung, angklung dan lain-lain

  1. ANJEUN
  2. CINTA
  3. DUA SAATI
  4. ELEKESEKENG
  5. KALANGKANG
  6. KANGEN
  7. KAPANGGIH MODAL
  8. LEMBUR KAKASIH
  9. MUN PARENG MANGSANA DATANG
  10. POTRET MANEHNA
  11. PUSPITA
  12. RAYUNGAN
  13. SEUYANG SEUYANG
  14. SORBAN PALID
  15. SULANJANA
  16. TIBELAT
  17. Runtuyan gending DEGUNG 1
  18. Runtuyan gending DEGUNG 2
  19.   
 Kacapi Suling GENTRA PASUNDAN
BUBUKA - AYUN AMBING - BANJARAN - CEURIK RAHWANA - DIKANTUN TUGAS - HARIRING NU KAPIELING - JALAN SATAPAK -KAHIMENGAN - KUNANG KUNANG - LEMBUR KAKASIH - PAMINGGIR - PANYAWANGAN - PANYILEUKAN - RENGGONG GEDE - SUMALINDUNG - SUMANDING RASA - TAROPONGAN - TI KAMARI

KACAPI SULING KANCANA SARI
ASMARANDANA EROS, PANYUAT, KARESMEN - AYUN AMBING - CATRIK - LARA LARA, SENGGOT - LEULEUILEUYANG - NELENGNENGKUNG - PUPUNDEN
      KACAPI SULING SUARA PARAHYANGAN
      AYUN AMBING - BANDUNG - CINTA KURING

    Selasa, 08 Mei 2012

    KAWIH KETUK TILU & JAIPONGAN


    4. DAUN PULUS KESER BOJONG
    5. GAPLEK
    6. KALAKAY MURAG 1
    7. KALAKAY MURAG
    11. SERAT SALIRA
    12. Tetty Yani  Rita Tila - BAJIDOR KAHOT
    13. Neneng Fitri - KEMBANG TANJUNG
    14. Neneng Fitri - BENTANG TIMUR
    15. Neneng Fitri - KASTAWA - NGANGRES ATI
    16. Giriharja 3 - AYUN AMBING
    17. Giriharja 3 - BUAH KAWUNG
    18. Tati Saleh - LEANG LEANG
    19. Tati Saleh - SENGGOT KOMBINASI
    20. Tati Saleh - EKEK PAEH - KARANG NUNGGAL
    21. Tati Saleh - GEBOY


    22. BARDIN


    Minggu, 29 April 2012

    PUPUH

    Ada tujuh belas macam pupuh yang berkembang di daerah Sunda. Baik nama maupun peraturan dalam membuat pupuh berbeda satu sama lainnya, begitu pula tentang watak-wataknya. Walaupun jumlah pupuh ada tujuh belas macam yang sangat populer dalam penggunaan untuk rumpaka hanya empat yaitu : Kinanti, Sinom, Asmarandana dan Dangdanggula (KSAD).


    Pupuh sangat banyak dipergunakan dalam repertoar Tembang Sunda. Walaupun demikian dalam lagu sindenan, pupuh banyak dipergunakan dalam kata-kata untuk lagu Ageung. Meskipun telah banyak sajak-sajak bebas yang dipergunakan untuk sekar, bentuk pupuh pun masih banyak dipergunakan. Dalam gending karesmen gaya lama, unsur pupuh sangat dominant sekali. Karya RTA Sunarya, Machyar Anggakusumadinata, Wahyu Wibisana, Ading Affandi, Hidayat Suryalaga, sangat menonjol dalam penggunaan pupuhnya yang diolah dalam gending karesmennya.
    Nembang Wawacan adalah salah satu contoh penggunaan pupuh secara utuh dalam penggunaan kata-kata lagunya.


    Seandainya pada pupuh dipergunakan juga bentuk-bentuk puisi lain didalamnya seperti paparikan dan wawangsalan, maka istilahnya biasa disebut Paparikan Dangding atau Wawangsalan Dangding.


    Nama-nama Pupuh dan contoh rumpakanya: Asmarandana, Dangdanggula, Durma, Balakbak, Gurisa, Gambuh, Kinanti, Lambang, Ladrang, Magatru, Maskumambang, Mijil, Pangkur, Pucung, Sinom, Wirangrong dan Juru Demung..


    LINGKUNG SENI LINGGAR LINUHUNG

    RAEHAN 17 Sekar Pupuh

    4. DURMA
    5. GAMBUH
    6. GURISA
    10. LAMBANG
    13. MIJIL
    14. PANGKUR
    15. PUCUNG
    16. SINOM


    IDA ROSIDA